Indonesia
Minggu, 12 Juli 2026 17:32 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Prancis, Jatengaja.com - Tim panjat tebing Indonesia berhasil mengawinkan medali emas speed perorangan dalam ajang World Climbing Series Chamonix, Prancis, Minggu 12 Juli 2026.
Dua medali medali emas panjat tebing untuk Indonesia dipersembahkan Desak Made Rita Kusuma Dewi dari speed perorangan putri dan Veddriq Leonardo dari speed perorangan putra.
Selain itu, Indonesia juga berhasil meraih satu medali perak speed perorangan putra melalui Antasyafi Robby Al Hilmi.
Dilansir dari kemenprora, go.id, pemanjat tebing putri Desak Made tampil dengan stabil dalam seri, sehingga berhasil menjadi kemengan pertamanya di seri Chamonix, Prancis.
Medali emas ini semakin terasa manis karena pada seri di pekan sebelumnya yakni di Krakow, Polandia, Desak Made juga berhasil membawa pulang medali emas.
Di babak final perebutan emas, Desak Made yang tampill all out mampu unggul sekaligus mengamankan gelar setelah menjadi yang tercepat dengan catatan waktu 6,22 detik mengalahkan, Giulia Randi dari Italia yang mencatatkan waktu 6,51 detik.
Medali perunggu diraih Capucine Viglione dari Prancis, yang menang atas Isis Rothfork dari Amerika Serikat dan unggul dengan catatan waktu 6,41 detik, sedangkan lawannya 6,53 detik.
“Saya tampil dengan performa terbaik. Saya sangat senang bisa memenangkan medali emas ini untuk negara dan tim. Dalam benak, saya selalu bilang mari lakukan yang terbaik," ujar Desak Made usai kemenangannya.
Sedangkan di speed perorangan putra Veddriq Leonardo berhadapan dengan rekan senegara yakni Antasyafi Robby Al Hilmi di perebutan emas.
Veddriq unggul dengan catatan waktu 4,89 detik sedangkan Robby 5,11 detik. Medali perunggu diraih atlet Jepang Ryo Omasa setelah mengalankan atlet Tiongkok Yicheng Zhao. Ryo Omasa ungggul tipis dengan catatan waktu 4,701 detik, sedangkan Yicheng Zhao 4,704 detik.
Veddriq mengaku sangat bersyukur atas kemenangan ini. Apalagi emas kali ini merupakan emas pertamanya usai meraih medali emas di Olimpiade.
"Saya berasa sangat bersyukur. Apalagi ini medali emas pertama saya usai Olimpiade. Terima kasih atas dukungan masyarakat," kata dia.
Asisten Pelatih Speed, Fitriyani bersyukur dengan pencapaian ini. Semua atlet tampil secara total walaupun tidak ada latihan khusus setelah dari Krakow, Polandia.
“Meskipun dengan segala keterbatasan yang ada, para atlet mampu menampilkan yang terbaik. Mereka sudah tampil dengan maksimal dan mempersembahkan yang terbaik untuk Indonesia. Kami sangat bangga akan pencapaian ini. Saya juga mengucapkan terima kasih untuk seluruh masyarakat Indonesia yang senantiasa mendoakan kami," ujarnya. (-).
Bagikan