Air bersih
Sabtu, 10 Oktober 2026 17:35 WIB
Penulis:SetyoNt
Editor:SetyoNt

Semarang, Jatengaja.com - Polda Jawa Tengah (Jateng) bersama Polres jajaran menggelar Operasi Sarang Narkoba serentak di sejumlah daerah, guna memberantas peredaran barang haram tersebut.
Operasi yang melibatkan tim gabungan personel Polda Jateng, Polrestabes, Polresta, dan Polres jajaran, serta bersinergi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Polisi Militer (POM) TNI digelar, Jumat 9 Oktober 2026.
Hasil operasi, polisi menyita total barang bukti Narkoba antara lain sabu seberat 19,29 gram, ganja seberat 0,99 gram, 18 butir Heximer, serta 1.261 butir pil Yarindo.
Dir Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Yos Guntur menyatakan, Operasi Sarang Narkoba merupakan bagian dari upaya menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif, menekan peredaran narkoba, serta mengantisipasi peredaran senjata api dan senjata tajam yang berpotensi mengganggu keamanan masyarakat.
“Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat melalui langkah-langkah pencegahan dan penegakan hokum,” katanya.
Dalam pelaksanaan hari pertama, Direktorat Reserse Narkoba Polda Jateng bersama satuan kewilayahan mencatat barang bukti yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan atau peredaran narkotika dan obat-obatan tertentu.
“Total barang bukti tersebut meliputi sabu seberat 19,29 gram, ganja seberat 0,99 gram, 18 butir Heximer, serta 1.261 butir pil Yarindo,” ujarnya.
Yos Guntur menabahkan kegiatan Operasi Sarang Narkoba dilaksanakan sebagai langkah terpadu untuk mempersempit ruang gerak peredaran narkoba sekaligus meningkatkan upaya pencegahan di tengah masyarakat.
“Barang bukti yang ditemukan akan ditindaklanjuti melalui pemeriksaan sesuai prosedur guna memastikan jenis, jumlah, serta keterkaitannya dengan dugaan tindak pidana,” katanya.
Sementara, Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol.Yuliyanto mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga lingkungan dari ancaman peredaran narkoba maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Menurutnya, keberhasilan menciptakan situasi yang aman dan kondusif membutuhkan sinergi antara Polri dan masyarakat. Kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dan partisipasi aktif warga dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Dengan kepedulian, keberanian menyampaikan informasi dari masyarakat dan kerja sama seluruh elemen kita dapat bersama-sama mempersempit ruang gerak peredaran narkoba serta mewujudkan Jawa Tengah yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Kabid Humas. (-)
Bagikan