Agar Tak Tertipu, Ini 7 Cara Mendeteksi Emas Asli atau Palsu Secara Manual

Kamis, 04 Juni 2026 23:01 WIB

Penulis:SetyoNt

Editor:SetyoNt

7 Cara Mendeteksi Emas Asli VS Palsu Secara Manual, Jangan Terburu-buru Beli!
Agar Tak Tertipu, Ini 7 Cara Mendeteksi Emas Asli atau Palsu Secara Manual (magnific.com/freepikc)

Jatengaja.com - Bila hendak membeli perhiasan emas hendaklah berhati-hati, agar tidak menyesal karena setelah memilki barang berharga tersebut ternyata adalah palsu atau imitasi. 

Untuk itu sebelum membeli emas baik kepentingan koleksi atau  investasi, maka perlu memahami bagaimana cara mengecek keaslian emas tersebut agar nantinya tidak sampai tertipu.

Perlu dipahami semakin tinggi kandungan emas yang ada dalam produk, maka semakin besar pula nilanya. Tak hanya harus memeriksa kadar emas, tapi juga bisa mengenali keaslian emas dengan beberapa cara berikut ini.

Dilansir dari Balinesia.id, yang mengutip dari Pegadaian, beberapa cara paling sederhana dan mudah lakukan untuk mengecek keaslian emas :

1. Perhatikan cap atau kode yang tertera pada emas

Emas asli pada umumnya memiliki penanda kadar kemurnian, baik dalam bentu angka atau satuan karat.

2. Emas adalah logam yang tidak memiliki sifat magnetis, jadi emas murni tidak akan menempel pada magnet

Sebaliknya, jika emas memiliki kandungan logam lainnya seperti nikel atau besi dalam jumlah yang besar, benda tersebut bisa bereaksi ketika didekatkan dengan magnet.

3. Gosokkan Emas pada Permukaan Keramik

Bisa menggunakan keramik tanpa lapisan glasir untuk mengecek keaslian emas. Caranya, kamu tinggal menggesekkan emas secara perlahan di permukaan keramik.

Jika gesekan tersebut meninggalkan bekas hitam, bisa jadi ada kandungan logam lain yang cukup dominan di emas yang kamu uji.

Sebaliknya, jika emas tersebut asli, umumnya akan meninggalkan jejak berwarna keemasan atau tidak meninggalkan bekas yang mencolok. 

4. Lakukan Tes Asam Nitrat

Cara ini biasanya digunakan untuk melakukan verifikasi kemurnian emas. Hal ini karena emas yang asli, pada umumnya tidak akan menimbulkan perubahan saat terkena tetesan asam nitrat. 

5. Perhatikan Aroma Emas

Emas yang murni tidak mudah berkarat atau mengalami korosi. Selain itu, emas murni umumnya tidak menimbulkan aroma khas logam.

Oleh karena itu, jika kamu mendapati emas yang kamu beli memiliki aroma amis atau karat setelah terkena air atau keringat, bisa jadi ada kandungan logam lainnya di emas tersebut yang cukup tinggi.

6. Uji Kemampuan Emas dalam Menghantarkan Panas

Emas dikenal sebagai konduktor atau penghantar panas yang sangat baik. Tidak mengherankan jika sifat emas yang seperti itu sering dimanfaatkan dalam berbagai komponen elektronik berteknologi tinggi.

Selain itu, daripada logam lain seperti kuningan, emas bisa menghantarkan panas dengan lebih efisien. Oleh karena itu, kamu bisa melakukan pengujian konduktivitas ini untuk mengidentifikasi keaslian emas. 

7. Uji Lewat Bantuan Tenaga Profesional

Jika tetap memiliki keraguan atau kekhawatiran bahwa emas yang kamu beli asli atau palsu, kamu bisa segera membawa emas tersebut untuk diuji oleh tanaga profesional.

Bisa menginformasikan kepada petugas tentang kebutuhan pemeriksaan keaslian atau kepalsuan emas yang kamu miliki, tunggu, lalu hasilnya akan keluar. (-)

Tulisan ini telah tayang di balinesia.id oleh Justina Nur Landhiani pada 04 Jun 2026